Skip to main content

Surat Untukmu

Hai nin, bagaimana kabarmu hari ini? aku harap kamu baik2 saja. ohh ya apa kamu masih tidur kembali sehabis subuh? itu pasti susah untuk ditinggalkan, benarkan? tapi aku mohon nin, berubahlah jangan biasakan tidur sehabis subuh itu tidak baik. ada baiknya waktumu sehabis subuh kamu gunakan untuk berolahraga atau sekedar menulis, belajarpun tak masalah tapi kalau kamu terlalu malas untuk itu tak apa hanya memainkan hp mu yang penting jangan tidur sehabis subuh.oke.

Ohh ya bagaimana pekerjaanmu? aku perhatikan akhir2 ini kamu sering tidak konsen pada pekerjaanmu. kenapa nina? apakah kamu sudah tidak semangat lagi? atau kamu merasa bayaran dan kerja kamu tidak sesuai? pleasee nin kamu jangan berpikir begitu, kamu hanya perlu ikhlas karena ada Allah yang bakalan bayar kamu.oke. mulai sekarang kamu harus kembali fokus sama kerjaan kamu.oke.tenang aku akan selalu mendukung kamu..

Juga aku dengar pengelihatanmu semakin memburuk? benarkah? kenapa nin? coba periksakan, aku tau itu pasti sangat tidak nyaman, seharusnya kamu mulai memakai kacamatamu itu nin, jangan malas. ayo lah periksa matamu, jangan egois. pedulikan juga kesehatanmu. karena kita sama2 tau bagaimana tidak nyamannya ketika kita tidak bisa melihat dengan jelas.

Lalu apakah sifatmu masih belum berubah? masih egois? masih sering ngambek? Nina sekarang kamu sudah menginjak usia 21 tahun dan itu bukan lagi waktunya untuk ber-egois-ria taupun ber-ngambek-ria. 21 tahun itu sudah waktunya kamu bersikap dewasa dengan sifat2mu. cukupkan egoismu. hilangkan. biarkan pergi. jangan selalu menjadi egois ditengah2 manusia lainnya. karena bukan hanya kamu yang ada didunia ini.

Dan apakah kamu masih sering menyendiri? Nina cobalah untuk berbaur dengan orang2 kenapa harus menyendiri. kita sama2 tahu, sendiri itu sepi dan sedih. cobalah untuk berbaur dan temukan alasan kamu untuk tertawa atau sekedar tersenyum. aku lihat akhir2 ini kamu menenggelamkan dirimu dalam dunia 'korea' yang membuatmu semakin jauh dengan orang2, yah walaupun aku tahu alasanmu. tapi percayalah nina bukan hanya Kyungsoo atau Exo yang membuatmu bahagia tapi orang2 disekelilingmu pun mampu melakukannya asalkan kamu mau menerimanya.

Aku tahu ketika kamu menyendiri kamu sering menangis disudut kamar kostmu, menangis karena kesepian, menangis karena menyesalai semua yang sudah kamu perbuat, aku tau aku sangat tau, dalam tangismu aku tahu ada kepedihan didalamnya. terkadang aku juga turut bersedih dengan keadaanmu, tapi ini semua salahmu kenapa harus selalu menutup diri? tolong nina, jangan hiraukan apa kata orang. kamu tetaplah kamu dengan kelebihan dan kekuranganmu.
Mulai sekarang berusahalah untuk berbaur dengan orang lain, berusahalah untuk menerima mereka.

Apa kamu masih memutar musik dengan volume tinggi ketika kamu merasa kesal? Hentikan nina. itu sangat mengganggu. cobalah untuk belajar mengontrol emosimu. aku tegaskan KAMU SEKARANG 21 TAHUN. ayo nina berubah. aku mohon, kamu tentu tidak mau orang lain menjauhimu bukan? dan nina lagi2 kita sama2 tau bagaiman rasanya asing ditengah2 ramainya manusia.

Dan bagaimana perihal perasaanmu? apakah sudah ada orang yang berhasil memecahkan dinding pertahananmu? Nina kamu tentunya tidak mau selamanya menyendiri, pada saatnya nanti kamu harus memiliki seorang yang berada disampingmu. Jangan bersembunyi ayo keluar dan lekas cari. Meskipun aku tahu prioritasmu hanyalah keluargamu tapi coba bukalah sedikit hatimu untuk hal ini, kamu bukan lagi abg, kamupun sudah berkepala dua, sahabatmu pun satu persatu meninggalkanmu membangun kehidupan baru bersama pasangannya.

Aku tahu beberapa tahun belakangan ini hidupmu penuh denagn drama. Aku juga tahu ada banyak sekali pilihan-pilihan yang salah yang kamu ambil dalam hidupmu. Dan kita sama-sama tahu apa yang terakhir. Tapi aku berharap itu semua membuatmu semakin kuat. Semakin tahu bahwa hidup memang tidak mudah. Tidak pernah mudah. Semua keputusan-keputusan salah yang kamu ambil itu bukanlah sesuatu yang sekedar lewat.

Di hari ulang tahunmu ini aku tidak hanya ingin menceramahimu, Nin. Aku juga ingin berterima kasih. Terima kasih karena sudah bekerja keras untuk jadi dirimu sendiri. Terima kasih karena sudah bertahan sejauh ini terlepas apapun kata orang. Terimakasih karena sudah mampu bertahan sampai sejauh ini, terlepas dari berbagai macam masalah yang menimpamu. Terimaksih karena telah mampu berdiri kembali setelah jatuh berulangkali. Terima kasih karena sudah berjalan sampai sejauh ini. Nggak perlu lari kok Nin. Yang penting proses dan tujuannya jelas. Selambat apapun kamu mencapainya, kamu akan tiba di sana pada waktunya nanti.

Terima kasih juga karena selalu bisa tersenyum meski sedikit alasan untuk tersenyum (dan untuk yang satu ini carilah alasan lain selain Do Kyungsoo dan EXO) Dan ya, kamu butuh bahagia. Oh ya dan terima kasih karena selalu mengusahakan yang terbaik. Tidak (hanya) untuk orang lain, tapi juga untuk dirimu sendiri. Terimakasih karena sudah mampu bertahan sampai pase ini, bagiku itu sudah lebih dari cukup.

Pesanku jangan bertindak bodoh dengan hidupmu seberat apapun yang kamu alami. Ingat kamu orang yang beragama. Kamu punya Allah yang senantiasa ada bersamamu.

Selamat Ulangtahun Nina, aku berharap tahun ini menjadi gerbang kedewasaanmu yang sesungguhnya. Pintu awal menuju kesuksesanmu dan aku berharap tahun ini menjadi pintu kebahagiaanmu. Jangan goyah tetaplah kuat, ayo kita sama2 mulai perubahan untuk menjadi wanita yang diridhai Allah, menjadi seorang anak yang membuat ayah dan ibumu bangga, menjadi seorang Nina Gustiani yang menyenangkan dan dicintai oleh semua orang. Selamat ulangtahun Nina.


Salam dariku yang menunggu kedewasaanmu.




Nina Gustiani







ps: Bikin ini surat terinsfirasi dari blognya ka @rozanstagram ini link blognya kaoskakibau.com thanks ka pada akhrinya gua ngikutin lu :')

Comments

Popular posts from this blog

Karena semua yang ingin kuungkapkan

Karena semua yang ingin kuungkapkanTak harus kukatakan dengan lisan Tak harus kuungkapkan dengan perbuatan Karena memang belum waktunya bagiku menunjukkan Menyebut namamu saja membuat bibirku bergetar Melihat wajahmu saja membuat jantungku berdetak hebat Lalu bagaimana aku bisa katakan isi hatiku padamu? Lidahku kelu saat ingin mengucap rindu Hatiku pilu saat menahan rasa ingin bertemu Tapi aku tahu, Meski aku tak mampu sampaikan itu Kau akan rasakan kehadiranku di dalam hatimu

Aku Pamit

Kalimat itu sudah diketik, hampir saja dikirim pada sebuah nomor yang selama ini cukup spesial baginya. Tapi kalimat berisi dua kata itu dihapus lagi. Ia justru mematikan handphonenya. Menyimpan di bawah bantal. Kemudian, ia menangis. Menangis pelan namun deras. Tidak ada artinya kata pamit. Semua berawal tanpa kata, selesai pun tanpa kata, pikirnya. Perempuan itu lalu sejenak terdiam, menatap dinding birunya yang mengusam, membaca lembar demi lembar catatannya yang menuliskan semua perasaannya. Perempuan sembilan belas tahun itu masih menangis. Tiga tahun lalu, tanpa kata cinta layaknya sepasang muda-mudi menjalin tali asmara, dua orang ini justru saling menjauh, memilih menghindari perasaan mereka, sampai suatu waktu, tabir-tabir tersingkap dan mereka pun tak mampu menutupi lagi apa yang ada di hati mereka. Tidak ada tali apapun yang mengaitkan hati mereka, sungguh tidak ada. Atau kalaupun ada, mungkin tali itu yang disebut orang-orang bernama perasaan. Perempuan itu, tiga tahu...

Lagu "Halaqah cinta" kang abay motivasinger

it's something bangett,, pertama denger lagu ini langsung suka apalagi liriknya,,, keren dahh,,, ini biar gak pada penasaran nina kasih liriknya,, Halaqah Cinta Ribuan malam Menatap bintang dan harapan Dan ribuan siang Menahan terik penantian Mungkin tuhan ingin Kita sama-sama tuk mencari Saling merindukan Dalam do'a-do'a mendekatkan jarak kita