Hai nin, bagaimana kabarmu hari ini? aku harap kamu baik2 saja. ohh ya apa kamu masih tidur kembali sehabis subuh? itu pasti susah untuk ditinggalkan, benarkan? tapi aku mohon nin, berubahlah jangan biasakan tidur sehabis subuh itu tidak baik. ada baiknya waktumu sehabis subuh kamu gunakan untuk berolahraga atau sekedar menulis, belajarpun tak masalah tapi kalau kamu terlalu malas untuk itu tak apa hanya memainkan hp mu yang penting jangan tidur sehabis subuh.oke. Ohh ya bagaimana pekerjaanmu? aku perhatikan akhir2 ini kamu sering tidak konsen pada pekerjaanmu. kenapa nina? apakah kamu sudah tidak semangat lagi? atau kamu merasa bayaran dan kerja kamu tidak sesuai? pleasee nin kamu jangan berpikir begitu, kamu hanya perlu ikhlas karena ada Allah yang bakalan bayar kamu.oke. mulai sekarang kamu harus kembali fokus sama kerjaan kamu.oke.tenang aku akan selalu mendukung kamu.. Juga aku dengar pengelihatanmu semakin memburuk? benarkah? kenapa nin? coba periksakan, aku tau itu pasti san...
Tidak ada yang perlu disesali dari sebuah perasaan yang menyesakkan, karena fitrahnya manusia mengalami itu. Tapi membiarkan rasa sesak berlarut dalam penantian juga tidak baik. Lebih baik menyibukkan diri belajar, menyibukkan diri memperbaiki kualitas hati dan diri, meyibukkan diri bercerita bersama taman-taman bunga. Perempuan itu, mungkin nanti juga akan jatuh lagi. Mungkin ia akan menangis lagi. Tapi, semoga tulisan ini membuatnya ingat, bahwa takdir-Nya tidak akan pernah tertukar. Semoga tulisan ini membuatnya tegar. Semoga membuat tegar pula perempuan-perempuan lain yang tengah jengah oleh rasa sakit, rindu, galau, dan perasaan lain karena “Langit” mereka.